Minggu, 03 Agustus 2014

Asal Usul Desa Waru Kulon



Desa Waru Kulon yang terletak di Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur, mempunyai banyak cerita. Beberapa diantaranya menceritakan para sesepuh desa yang sudah meninggal. Beberapa cerita lainnya sangat berkaitan dengan dengan keberadaan desa-desa tetangga, seperti Desa Waru Wetan, Desa Kesambi, dan Desa Pucuk.
Terdapat sebuah cerita tentang asal mula nama Desa Waru Kulon. Beginilah ceritanya. Dahulu kala, saat penduduk desa masih sedikit jumlahnya, terdapat sebuah pohon yang sangat besar, tinggi, dan berdaun lebat. Penduduk tidak mengetahui jenis pohon itu. Entah karena diterjang angin atau memang ditebang oleh orang yang tidak bertanggung jawab, tiba-tiba pohon itu tumbang ke sebelah barat. Akarnya ada di sebelah tumur dan ujung batangnya ada di sebelah barat.
Karena para penduduk merasa penasaran, mereka pun menelusuri pohon tersebut mulai dari akar hingga ke ujung batangnya. Ternyata, pohon itu berdaun waru. Warnanya hijau muda dan hijau tua berbentuk hati. Ada dua wilayah dimana terdapat banyak daun waru, yaitu wilayah bagian timur dan wilayah bagian barat. Di bagian timur, seorang sesepuh desa berkata, “Mergane godong waru iki ono ning sisih wetan, panggon iki tak jenengi Waru Wetan”. Artinya, “Karena daun waru ini ada di sebelah timur, tempat ini aku beri nama Waru Wetan”. Wetan artinya timur. Sementara itu, di bagian barat, sesepuh desa tersebut berkata lagi, “Godong waru iki yo ono ning sisih kulon. Panggon iki tak jenengi Waru Kulon”. Artinya, “Daun waru ini ada juga di sebelah barat. Tempat ini aku beri nama Waru Kulon”. Kulon artinya barat.
Kemudian, para penduduk desa melanjutkan penelusurannya. Mereka tidak menemukan daun waru lagi. Mereka hanya menemukan batang pohon. Wilayah yang dilewati batang pohon diberi nama Kesambi. Penduduk desa menelusuri pohon itu lagi hingga ujung batangnya. Wilayah dimana ujung batang pohon ditemukan diberi nama Pucuk. Penduduk desa membersihkan empat wilayah, Waru Wetan, Waru Kulon, Kesambi, dan Pucuk, dari pohon yang tumbang dengan gotong royong.
Beberapa tahun kemudian, empat wilayah tersebut masing-masing berubah menjadi sebuah desa. Ada Desa Waru Wetan, Desa Waru Kulon, Desa Kesambi, dan Desa Pucuk yang kesemuanya masuk dalam Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan. Seiring bertambahnya usia, Desa Waru Kulon semakin maju. Terbukti sejak dibangunnya Pasar Desa, Puskesmas Pucuk, Kantor Koramil, Kantor Polsek, KUA, dan Pabrik Pengolahan Timah di Desa Waru Kulon. banyak pula orang yang tinggal dan menetap di Desa Waru Kulon sampai saat ini.
Assalamualaikum............
Teman teman setia blog saya.
Minal aidin wal faizin.
Mohon maaf lahir dan batin Taqobbalallahu minna wa minkum, taqobbal ya karim.....

Idul fitri merupakan suatu hari dimana seluruh umat muslim bermaaf-maafan. Mereka melakukan silaturahmi dari rumah ke rumah tanpa peduli itu rumah orang kaya ataupun orang miskin. Bermaaf-maafan memang diperintahkan oleh Allah SWT. Tapi ada sebagian orang yang hanya mau meminta dan memberi maaf hanya saat hari raya idul fitri. Entahlah, apa yang terjadi pada mereka. Tapi, kita doakan saja agar Allah memberikan hidayah kepada mereka. Amiiiiinnnnnnnnnn................

Di hari nan fitri ini marilah kita saling bermaaf-maafan.
Terima kasih sudah membaca blog saya.


SYUKRON KATSIRON.
ARIGATOU GOZAIMASU.
SEE YOU LATER.
AND.........................
WASSALAMUALAIKUM WA RAHMATULLAHI WA BARAKATUH......

Rabu, 23 April 2014

Limbah Rumah Tangga



Definisi Limbah Rumah Tangga
Limbah merupakan buangan atau bekas yang berbentuk cair, gas, dan padat. Dalam air limbah terdapat bahan kimia sukar untuk dihilangkan dan berbahaya. Berarti limbah rumah tangga adalah limbah yang dihasilkan atau dikeluarkan oleh satu rumah atau beberapa rumah.
Jenis-Jenis Limbah Rumah Tangga
1.     sampah.
2.     air limbah (dihasilkan dari kegiatan mandi dan mencuci)
3.     kotoran yang dihasilkan manusia.

Klasifikasi Limbah Rumah Tangga
1.     Limbah Organik, segala limbah yang mengandung unsur Karbon (C). Contohnya limbah dari mahluk hidup: air seni, kotoran manusia & hewan, dan sisa makanan atau sayuran.
2.     Limbah Anorganik, limbah yang tidak dapat atau sulit terurai atau busuk secara alami oleh mikro organisme pengurai. tidak mengandung unsur karbon, seperti logam (misalnya besi dari mobil bekas atau perkakas dan almunium dari kaleng bekas atau peralatan rumah tangga) dan kaca.

Dampak Limbah Rumah Tangga
1.     Dampak dari pembunagan Limbah organik yang mengandung protein akan menghasilkan bau yang tidak sedap.
2.     Dampak dalam kesehatan: dapat menyebabkan dan menimbulkan penyakit, contoh: penyakit diare, kolera, penyakit jamur. Penyakit ini terjadi karena virus yang berasal dari sampah dengan pengelolaan yang tidak tepat.
3.     Eutrofikasi: perairan menjadi terlalu subur sehingga terjadi ledakan jumlah alga dan fitoplankton yang saling berebut mendapat cahaya untuk fotosintesis.
4.     Peningkatan emisi CO2 akibat dari banyaknya kendaraan, penggunaan listrik berlebihan serta buangan industri akan memberikan efek peningkatan kadar keasaman laut. Peningkatan CO2 tentu akan berakibat buruk bagi manusia terkait dengan kesehatan pernapasan, Salah satu fungsi laut adalah sebagai penyerap dan penetral CO2 terbesar di bumi. Saat CO2 di atmosfer meningkat maka laut juga akan menyerap lebih banyak CO2 yang mengakibatkan meningkatnya derajat keasaman laut. Hal ini mempengaruhi kemampuan karang dan hewan bercangkang lainnya untuk membentuk cangkang. Jika hal ini berlangsung secara terus menerus maka hewan-hewan tersebut akan punah dalam jangka waktu yang dekat.
5.     Plastik, yang menjadi masalah terbesar dan paling berbahaya. Banyak hewan yang hidup pada atau di laut mengkonsumsi plastik karena kesalahan, karena tidak jarang plastik yang terdapat di laut akan tampak seperti makanan bagi hewan laut.

Cara Penanggulangan Pencemaran Limbah Rumah Tangga
  • Pemisahan limbah organik dan anorganik. Organik: dibuat kompos. Limbah anorganik: dibuat kerajinan atau sesuatu yang bermanfaat.
  • Reuse.
  • Reduce.
  • Recycle.

Contoh Kegiatan Reuse Sehari-Hari
  • Pilihlah wadah, kantong atau benda yang dapat digunakan beberapa kali atau berulang-ulang. Misalnya, pergunakan serbet dari kain dari pada menggunakan tissu, menggunakan baterai yang dapat di charge kembali.
  • Gunakan kembali wadah atau kemasan yang telah kosong untuk fungsi yang sama atau fungsi lainnya. Misalnya botol bekas minuman digunakan kembali menjadi tempat minyak goreng.
  • Gunakan sisi kertas yang masih kosong untuk menulis.
  • Gunakan kembali kantong kresek
  • Jual atau berikan sampah yang terpilah kepada pihak yang memerlukan.

Contoh Kegiatan Reduce Sehari-Hari
  • Pilih produk dengan kemasan yang dapat didaur ulang.
  • Hindari memakai dan membeli produk yang menghasilkan sampah dalam jumlah besar.
  • Gunakan produk yang dapat diisi ulang (refill). Misalnya alat tulis yang bisa diisi ulang kembali.
  • Kurangi penggunaan bahan sekali pakai.
  • Gunakan kedua sisi kertas untuk penulisan dan fotokopi.
  • Hindari membeli dan memakai barang-barang yang kurang perlu.
  • Gunakan email (surat elektronik) untuk berkirim surat.

Contoh Kegiatan Recycle Sehari-Hari
  • Pilih produk dan kemasan yang dapat di daur ulang dan mudah terurai.
  • Olah sampah kertas menjadi kertas atau karton kembali.
  • Lakukan pengolahan sampah organic menjadi kompos.
  • Lakukan pengolahan sampah non organic menjadi barang yang bermanfaat.

Kamis, 10 April 2014

MENGHINDARI AKHLAK TERCELA ( Hasud, Riya, Aniaya dan Diskriminasi )

A. Hasud
Hasud artinya merasa tidak senang jika orang lain mendapatkan kenikmatan dan berusaha agar kenikmatan tersebut cepat berakhir dan berpindah kepada dirinya, serta merasa senang kalau orang lain mendapat musibah.

1. Hasud yang terlarang
Adalah hasud terhadap kenikmatan yang dimiliki orang lain, sehingga menimbulkan kedengkian, dll
Dalam kehidupan sehari-hari hal ini sering terjadi sehingga dengan ketidaksenangan tersebut dapat mengakibatkan timbulnya perbuatan tercela yang lainnya misalnya : Timbul kebencian, permusuhan, mencelakakan orang lain, merampok, menghancurkan hak milik orang lain dll.
2. Hasud yang diperbolehkan
Adalah hasud kepada orang lain dalam hal : jika seseorang diberi harta benda kemudian dibelanjakan dijalan Allah Swt, dan jika seseorang diberi ilmu oleh Allah kemudian diamalkannya.
3. Penyebab pokok hasud adalah :
a. Kalah bersaing dalam merebut simpati orang atau dalam usaha.
b. Sifat kikir yang berlebihan
c. Cinta dunia dan sejenisnya.
d. Merasa sakit jika orang lain memiliki kelebihan
e. Tidak beriman kepada qadha dan qadar.
4. Akibat hasud
Nabi Muhammas saw bersabda :”Waspadalah terhadap hasud “sesungguhnya hasud mengikis pahala sebagaimana api memakan kayu”
Orang hasud telah menentang Allah s.w.t. dengan lima hal yaitu:
  • Kerana ia membenci nikmat Allah s.w.t. terhadap orang lain
  • Dia tidak suka pembahagian Allah s.w.t. untuk dirinya seolah-olah ia berkata: “Mengapa Engkau membagi begini?”
  • Ia bakhil terhadap kurniaan Allah s.w.t.
  • Dia membantu kepada iblis laknatullah
5. Cara menghindari hasud
a. Menumbuhkan kesadaran bahwa permusuhan dan kemarahan akan membawa petaka dan kesengsaraan baik lahir maupun bathin.
b. Saling mengingatkan dalam kebaikan dan kesabaran.
c. Jadilah orang yang mempunyai pendirian tidak mudah di provokasi.
d. Mengamalkan ajaran agama.
B. Sifat Riya
Riya artinya memperlihatkan perbuatan (ibadah) kepada orang lain agar disanjung atau dipuji. Maksud lain adalah beribadah dengan niat karena ALLAH dan karena ingin dilihat, disanjung atau dipuji manusia. Hakikat riya sebenarnya ada dalam hati, dan tidak selamanya ditunjukkan dalam perbuatan, karena ada orang yang menunjukkan perbuatannya dengan niat memberi contoh. Oleh karena itu hanya Allah-lah yang dapat menilai apakah perbuatan tersebut mengandung riya atau tidak ?

1. Jenis Riya
- Riya dalam niat
Riya ini muncul ketika mengawali suatu pekerjaan. Seseorang yang akan melakukan ibadah berkeinginan untuk mendapatkan pujian dan sanjungan manusia
- Riya dalam perbuatan
Yaitu riya orang yang selalu memperlihatkan ketekunan beribadah bukan karena sedang member contoh atau bukan diwaktu saat orang banyak melakukannya.
2. Bahaya Riya
Penyakit ini termasuk jenis penyakit yang sangat berbahaya karena bersifat lembut (samar-samar) tapi berdampak luar biasa.
“Kecelakaan bagi orang-orang yang shalat, yaitu orang-orang yang lalai dari shalatnya, dan orang-orang yang berbuat riya’,
Bahaya Riya’ bagi Amal Perbuatan :
a. Menyia nyiakan amal shalih, dari pengaruh baiknya dan tujuan luhurnya
b. Riya’ adalah syirik khafi. c. Riya’ mewariskan kehinaan dan kekerdilan. d. Riya’ menghalangi pahala akhirat. e. Riya’ menambah kesesatan
3. Cara menghindari riya
Sudah diketahui bahwa bahaya riya sangatlah besar, dan kita sebagai umat muslim sudah selayaknya untuk menghindari perbuatan riya tersebut, diantaranya adalah dengan cara :
Mempersiapkan niat hanya karena Allah saja, tidak menampakkan ibadah kecuali untuk memberi contoh dan diwaktu orang banyak melakukannya.

BEBERAPA PERKARA YANG BUKAN TERMASUK RIYA’
1. Seseorang yang beramal dengan ikhlas, namun mendapatkan pujian dari manusia tanpa ia kehendaki.
2. Seseorang yang memperindah penampilan karena keindahan Islam.
3. Beramal karena memberikan teladan bagi orang lain.
4. Bukan termasuk riya’ pula bila ia semangat beramal ketika berada ditengah orang-orang yang lagi semangat beramal.

C. Aniaya
Aniaya artinya dzolim yaitu meletakkan sesuatu bukan pada tempatnya. Dengan demikian orang lain diperlakukan secara tidak sesuai dengan semestinya.
Perbuatan aniaya dapat dikelompokkan ke dalam 2 kelompok yaitu :
Aniaya pada diri sendiri, yaitu berlaku zalim kepada diri sendiri, misalnya tidak mengurus diri dengan baik, atau tidak melakukan perbuatan yang seharusnya diperbuat oleh diri sendiri. Aniaya pada orang lain, yaitu berlaku zalim kepada orang lain baik dengan perkataan, perbuatan dll, baik terhadap manusia, binatang, maupun tetumbuhan.
Cara menghindari aniaya
Dalam upaya menghindari perbuatan aniaya ini hendaknya kita memperhatikan hak-hak diri sendiri, hak orang lain, hak binatang, alam, dsb. Selain itu pula kita hendaknya takut kepada dosa, karena Allah swt telah melarang kita berbuat aniaya, atau berbuat kerusakan di muka bumi ini.

D. Diskriminasi
Diskriminasi artinya memandang sesuatu tidak secara adil dan memperlakukannya pula secara pilih kasih.Agar kita terhindar dari perbuatan diskriminasi ini perlu sekali memahami tentang hak-hak dan kewajiban seseorang. Jika kita mau melakukan diskriminasi, maka perhatikan dulu apakah dia memang berhak atau tidak, jika memang berhak, maka kita harus mengurungkan diri untuk berbuat diskriminasi.